MANUSELANEWS.COM

Wakil Bupati Maluku Tengah Sidak Sejumlah OPD, Tegaskan Disiplin ASN demi Pelayanan Publik

DAERAH

1/12/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, yang diakhiri dengan kunjungan ke Puskesmas Kota Masohi, Senin pagi (12/1/2026).

Sidak ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya pada jam kerja pagi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Wakil Bupati menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, untuk memantau aktivitas dan kehadiran pegawai di masing-masing instansi.

“Pak Bupati memberikan arahan kepada saya untuk hari ini memantau secara langsung aktivitas pagi para pegawai di kantor masing-masing instansi,” ujar Mario Lawalata kepada wartawan.

Menurutnya, kedisiplinan ASN merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang profesional. Tahun 2026, kata dia, menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk memperkuat budaya kerja yang bertanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan.

“Komitmen kami bersama Pak Bupati, di tahun 2026 ini kami ingin mendisiplinkan para pegawai. Karena bagaimana kita mau menjadi pencontoh, kalau masuk kantor saja tidak disiplin waktu,” tegasnya.

Lawalata menekankan bahwa dampak dari ketidakdisiplinan pegawai tidak hanya dirasakan oleh internal pemerintahan, tetapi lebih jauh berdampak langsung pada masyarakat sebagai penerima layanan.

“Yang paling dirugikan adalah masyarakat. Mereka datang dari jauh, butuh pelayanan. Seharusnya jam delapan pagi sudah bisa dilayani, tetapi kalau pegawai baru masuk jam sembilan atau bahkan jam sepuluh, tentu ini menghambat kebutuhan publik,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa keterlambatan pegawai kerap menyebabkan waktu pelayanan menjadi sangat singkat karena terpotong jam istirahat, sehingga pelayanan tidak maksimal dan berpotensi menimbulkan ketidakpuasan masyarakat.

Melalui sidak ini, Wakil Bupati berharap seluruh ASN di Maluku Tengah memiliki kesadaran bahwa disiplin kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan etika pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan yang baik selalu berawal dari kedisiplinan. Jika kita tertib waktu, masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah yang benar-benar melayani,” tutupnya.

Sidak tersebut mendapat respons positif dari sejumlah pegawai maupun masyarakat, sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam membangun pemerintahan yang lebih disiplin, humanis, responsif, dan berpihak pada kepentingan publik. (MN-01).