MANUSELANEWS.COM

PUPR Malteng Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang di Masohi, Utamakan Keselamatan Warga

DAERAH

2/11/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Maluku Tengah mulai bergerak cepat memperbaiki jalan-jalan berlubang di sejumlah titik dalam Kota Masohi.

Langkah ini bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi bentuk kepedulian pemerintah terhadap aktivitas harian warga yang setiap hari melintasi ruas-ruas jalan tersebut mulai dari pelajar, pedagang, hingga pengendara ojek dan angkutan umum.

Perbaikan difokuskan pada ruas jalan hotmix dengan tingkat kerusakan paling parah yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Maluku Tengah, Marthin Lomo saat di wawancara diruangan Rabu, (11/2/2026) menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pekerjaan ini.

“Kami fokus dulu pada kerusakan parah di jalan kota. Lubang-lubang besar yang bisa membahayakan pengendara harus segera ditangani. Setelah itu baru menyasar yang lebih kecil,” ujarnya.

Salah satu titik yang kini ditangani berada di kawasan SMK Negeri 1 Maluku Tengah, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Letwaru. Di ruas tersebut, petugas menambal sedikitnya 26 lubang jalan yang selama ini dikeluhkan warga dan pelajar karena rawan menyebabkan kecelakaan.

Untuk mempercepat pekerjaan, PUPR menggunakan 126 sak aspal jenis TCM (Tambalan Cepat Mantap). Material ini didatangkan dari Jakarta dan memiliki keunggulan karena dapat langsung digunakan tanpa proses pelapisan ulang, sehingga penanganan bisa lebih cepat dan efisien.

Selain Letwaru, perbaikan juga dilakukan di kawasan Perumahan Dokter, Negeri Haruru, yang mengalami kerusakan serupa.

Marthin menjelaskan, total stok aspal TCM yang tersedia saat ini sekitar 300 sak dan seluruhnya akan dimaksimalkan untuk menangani kerusakan ringan hingga sedang di wilayah Kota Masohi.

“Stok yang ada sekitar 300 sak. Kami optimalkan untuk titik-titik kerusakan yang tersebar di dalam kota,” jelasnya.

Ia menambahkan, aspal TCM hanya digunakan untuk tambalan cepat pada jalan berlubang, sementara kerusakan berat tetap membutuhkan penanganan konstruksi menyeluruh.

Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menjawab keluhan warga yang selama ini harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan berlubang.

Perbaikan jalan ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik bukan hanya soal pembangunan besar, tetapi juga perhatian pada hal-hal sederhana yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena jalan yang mulus bukan sekadar infrastruktur melainkan jalur kehidupan bagi warga Masohi setiap hari. (MN-01).