MANUSELANEWS.COM

Parkir Apung Mardika Disiapkan Jadi Lokasi Pasar Malam

DAERAH

12/15/20251 min baca

AMBON, MANUSELANEWS.COM. — Kawasan Parkir Apung Mardika yang dibangun di atas lahan eks Pasar Apung, Jalan Pantai Mardika, kini disiapkan untuk fungsi ganda. Selain menjadi solusi pengurai kemacetan di kawasan pusat kota, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon juga berencana memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai lokasi pasar malam.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas banyaknya permintaan pedagang yang ingin kembali beraktivitas di sekitar Terminal Mardika. Meski demikian, Pemkot Ambon menegaskan tetap konsisten melarang segala bentuk kegiatan jual beli di dalam area terminal.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa penertiban pedagang yang dilakukan beberapa waktu lalu semata-mata untuk mengembalikan fungsi Terminal Mardika sebagai pusat layanan transportasi publik, bukan sebagai lokasi perdagangan.

“Kita tidak bisa inkonsisten dalam mengambil kebijakan. Sekali kita larang berjualan di terminal, seterusnya akan kita larang,” tegas Bodewin kepada awak media, beberapa hari lalu.

Sebagai solusi alternatif, Pemkot Ambon membuka peluang pemanfaatan Parkir Apung Mardika sebagai ruang berjualan bagi pedagang pasar malam yang sebelumnya beraktivitas di terminal. Untuk itu, Wali Kota telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon agar segera mengoordinasikan teknis pemanfaatan lokasi tersebut.

Meski memberikan ruang usaha, Pemkot tetap menerapkan aturan ketat, terutama terkait kebersihan dan perlindungan lingkungan. Mengingat lokasi pasar berada di atas perairan, para pedagang diwajibkan menjaga kebersihan serta dilarang keras membuang sampah ke laut.

“Kita atur dulu batas waktu parkir sampai jam berapa. Setelah teknisnya beres, silakan berjualan. Tapi dengan catatan tegas, jika ada yang membuang sampah ke laut, langsung saya keluarkan dari lokasi,” tandasnya.

Dengan skema ini, Pemkot Ambon berharap aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan, tanpa mengorbankan ketertiban lalu lintas, fungsi terminal, serta kelestarian lingkungan pesisir Kota Ambon. (*/MN-02).