Mario Lawalata Pimpin Aksi Bersih di Pintu Masuk Kota, Ajak Warga Jaga Wajah Masohi
DAERAH


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Pagi itu, suasana di depan Rumah Tahanan Negara Masohi hingga kawasan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tampak berbeda. Sejumlah aparatur bersama warga terlihat memungut sampah plastik yang berserakan di pinggir jalan.
Di tengah kegiatan bakti lingkungan tersebut, Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, turut turun langsung memimpin aksi bersih-bersih, Jumat (13/2/2026).
Baginya, kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Lingkungan itu tanggung jawab kita semua. Jadi harus sama-sama bekerja membersihkan sampah,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi.
Ia menjelaskan, titik pembersihan dipilih karena berada di area strategis—pintu masuk menuju jantung Kota Masohi. Setiap orang yang datang ke kota ini, pasti melintasi kawasan tersebut.
Karena itu, menurutnya, kondisi lingkungan di lokasi tersebut harus selalu bersih dan tertata.
“Siapa pun yang masuk ke Masohi pasti lewat sini. Ini wajah kota kita. Jadi harus bersih,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, sebagian besar sampah yang dikumpulkan berupa plastik yang menumpuk di tepi jalan. Kondisi itu, kata Mario, menjadi pengingat bahwa kesadaran membuang sampah pada tempatnya masih perlu ditingkatkan.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, dimulai dari hal sederhana: tidak membuang sampah sembarangan.
“Tempat sampah sudah disediakan. Mari kita jaga bersama. Kota ini rumah kita, jadi kebersihannya juga tanggung jawab kita,” pesannya.
Aksi sederhana itu bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi menjadi simbol semangat gotong royong dan kepedulian. Bahwa membangun daerah tidak selalu dimulai dari hal besar, melainkan dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
Dari sapu, karung, dan tangan-tangan yang memungut sampah, tumbuh harapan agar Masohi tetap bersih, nyaman, dan membanggakan bagi setiap orang yang datang maupun yang tinggal di dalamnya. (MN-01).

