Kepala Dinas Pendidikan Malteng Tegaskan Peran Strategis KKG dalam Transformasi Pembelajaran SD
DAERAH


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah, Husen Mukadar, menegaskan bahwa Kelompok Kerja Guru (KKG) memiliki makna strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dasar. Hal tersebut disampaikannya sebagai narasumber dalam kegiatan KKG SD ke-5, Jumat (30/1/2026).
Dalam pemaparannya, Husen Mukadar menyampaikan bahwa KKG bukan sekadar forum pertemuan rutin, melainkan wadah penting bagi guru untuk meningkatkan kompetensi, berkolaborasi, serta merefleksikan praktik pembelajaran di kelas. Melalui KKG, guru dapat saling berbagi pengalaman, memperkaya wawasan, dan bersama-sama mencari solusi atas tantangan pembelajaran yang dihadapi.
“Transformasi pembelajaran di satuan pendidikan dasar tidak akan berjalan tanpa peran aktif guru. KKG menjadi ruang strategis untuk mendorong perubahan tersebut secara nyata,” ujar Husen.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa guru merupakan kunci utama peningkatan mutu pendidikan dasar. Oleh karena itu, guru dituntut untuk terus belajar, terbuka terhadap praktik baik, serta adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan yang terus bergerak dinamis.
Kegiatan KKG juga dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Melalui KKG, penguatan literasi, numerasi, dan karakter dapat diwujudkan melalui pembelajaran yang bermakna dan berpihak pada murid. Selain itu, KKG berperan penting dalam mendukung pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai dasar perbaikan pembelajaran di sekolah.
Dalam konteks peningkatan kualitas pembelajaran, Kepala Dinas mendorong agar KKG lebih fokus pada, .perencanaan pembelajaran yang kontekstual,asesmen yang berpihak pada -.murid,serta pemanfaatan media dan teknologi secara bijak di jenjang sekolah dasar.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara guru, kepala sekolah, pengawas, dan Dinas Pendidikan. Menurutnya, KKG harus menjadi ruang aman bagi guru untuk berdiskusi, berinovasi, dan saling menguatkan demi kemajuan pendidikan.
“Hasil dari KKG tidak boleh berhenti pada forum ini saja. Harus ada praktik nyata di kelas dan dibagikan kembali kepada rekan sejawat di sekolah masing-masing,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Husen Mukadar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Sulinama atas dukungan dan kontribusinya dalam penguatan kapasitas guru, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap KKG SD ke-5 dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di Maluku Tengah. Kepala Dinas juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah untuk terus mendukung pengembangan profesionalisme guru demi masa depan pendidikan yang lebih baik. (MN-01).

