Kemenag Maluku Tengah Lolos Tahap III Zona Integritas, Abd Gani Wael: Buah Kerja Ikhlas dan Kebersamaan
DAERAH


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Kemenag Maluku Tengah dinyatakan lulus Tahap III Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkup Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku.
Pengumuman hasil penilaian tersebut disampaikan secara daring pada Selasa (27/1/2026). Penilaian dilakukan terhadap sembilan satuan kerja (satker) dengan mengacu pada enam area perubahan Zona Integritas.
Berdasarkan hasil evaluasi, Kantor Kemenag Kabupaten Maluku Tengah meraih nilai akhir 46,59 dan dinyatakan LULUS. Prestasi ini diperkuat dengan capaian dua madrasah unggulan, yakni MAN 1 Maluku Tengah dengan nilai 49,10 dan MAN 3 Maluku Tengah yang mencatat nilai tertinggi 50,78, keduanya juga dinyatakan LULUS.
Dari total lima satker di Provinsi Maluku yang berhasil melaju ke tahap berikutnya, tiga satker berasal dari Kabupaten Maluku Tengah, menegaskan posisi daerah ini sebagai salah satu motor penggerak pembangunan Zona Integritas di Maluku.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, Abd Gani Wael, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif yang dilandasi keikhlasan dan semangat kebersamaan.
“Ini adalah buah dari kerja ikhlas, kebersamaan, dan komitmen untuk terus berbenah. Zona Integritas bukan semata soal penilaian, tetapi bagaimana membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Abd Gani Wael.
Ia menambahkan, keberhasilan lolos Tahap III bukanlah akhir, melainkan tantangan untuk menjaga konsistensi dan memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Capaian Kemenag Maluku Tengah ini diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi satuan kerja lainnya, bahwa dengan komitmen, kolaborasi, dan integritas, reformasi birokrasi dapat diwujudkan secara nyata.

