MANUSELANEWS.COM

DPRD Malteng Dorong Jalur Transportasi Aman untuk Seram Utara

DAERAH

1/27/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Keterbatasan akses transportasi masih menjadi persoalan serius bagi masyarakat Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. Jarak antardaerah yang jauh, ketergantungan pada jalur laut, serta cuaca ekstrem kerap mengancam keselamatan warga dan menghambat konektivitas wilayah. Kondisi ini kembali disuarakan DPRD Maluku Tengah, Selasa (27/1/2026).

Anggota DPRD Maluku Tengah dari Daerah Pemilihan Seram Utara sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Zain Letahit, menegaskan perlunya percepatan pembangunan jalur transportasi alternatif yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Seram Utara.

Menurutnya, luasnya wilayah Maluku Tengah serta tingginya aktivitas transportasi laut, khususnya jalur penghubung ke Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kerap memicu risiko kecelakaan, terutama saat cuaca buruk.

“Masyarakat membutuhkan jalur alternatif yang lebih aman. Karena itu, kami berharap Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dapat segera mengusulkan pembukaan trayek antara Seram Utara Barat dan Seram Barat,” ujar Zain Letahit.

Ia menilai trayek tersebut strategis sebagai jalur alternatif dan jalur penyelamatan, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem atau gangguan akses laut. Selain meningkatkan keselamatan, jalur ini juga diyakini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan mempercepat mobilitas masyarakat menuju pusat layanan di Maluku Tengah.

Zain Letahit mengungkapkan, gagasan tersebut telah dikomunikasikan dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, dan pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk memasukkan rencana itu dalam program pembangunan daerah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, dan mereka siap merencanakan program ini. Harapan kami, tidak berhenti di atas kertas, tetapi segera dieksekusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi merupakan investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, pembangunan pelabuhan dan jalur transportasi pendukung berpotensi melahirkan kawasan ekonomi baru di wilayah Seram.

“Jika pelabuhan dan akses transportasi dibangun, itu akan menjadi modal ekonomi penting dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Bagi masyarakat Seram Utara, dorongan ini bukan sekadar soal jalur transportasi, melainkan tentang keamanan, keterhubungan wilayah, dan masa depan ekonomi. Aspirasi yang disampaikan wakil rakyat tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan sejati harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. (MN-01).