Digitalisasi Infrastruktur untuk Rakyat: Wabup Mario Lawalata Apresiasi Inovasi Aplikasi PUPR Malteng
DAERAH


MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan dan mudah diakses masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), guna melihat langsung berbagai inovasi digital yang telah dikembangkan jajaran dinas tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup meninjau sejumlah aplikasi berbasis peta digital, salah satunya SI SARU (Sistem Informasi Sarana Ruang), sebuah aplikasi pemetaan jalan daerah yang memudahkan pemerintah maupun masyarakat mengetahui kondisi dan status ruas jalan secara detail.
Melalui aplikasi itu, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai klasifikasi jalan mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten hingga desa beserta kondisi dan penanganannya.
“Saya cukup kaget sekaligus bangga. Ternyata teman-teman di PUPR sudah menyiapkan banyak aplikasi yang sangat membantu. Ini memudahkan kita semua, terutama masyarakat, untuk tahu kondisi jalan dan infrastruktur di daerahnya masing-masing,” ungkap Mario Lawalata.
Ia mengaku baru mengetahui bahwa sistem tersebut sebenarnya telah dibangun sejak satu tahun lalu. Menurutnya, inovasi seperti ini patut diapresiasi karena menjadi bukti keseriusan aparatur daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Maluku Tengah, Hasan Firdausi, menjelaskan bahwa aplikasi tersebut tidak hanya memuat data jalan, tetapi juga mencakup seluruh infrastruktur daerah.
“Bukan hanya jalan, tapi semua infrastruktur. Ketika kita buka peta, tinggal klik satu titik, langsung muncul informasi. Misalnya drainase, kondisinya bagaimana, dibangun tahun berapa, lebarnya berapa. Begitu juga dengan jalan,” jelas Hasan.
Bahkan, lanjutnya, ruas-ruas jalan yang masih dalam tahap perencanaan juga telah dimasukkan ke dalam sistem, termasuk kawasan prioritas yang menjadi fokus Bupati dan Wakil Bupati untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Infrastruktur yang masih direncanakan pun sudah kita petakan, supaya perencanaannya matang dan transparan,” tambahnya.
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat transparansi pembangunan. Dengan akses informasi yang terbuka, warga dapat ikut mengawasi sekaligus memahami arah pembangunan daerahnya.
Kunjungan tersebut pun menjadi momen penyemangat bagi jajaran PUPR untuk terus berinovasi, menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Karena pada akhirnya, pembangunan bukan sekadar membangun jalan dan jembatan, tetapi juga membangun kepercayaan. (MN-01).

