MANUSELANEWS.COM

Dapat Katagori Cukup Bupati Zulkarnain: Evaluasi Jadi Pijakan Perbaikan Pelayanan Publik

DAERAH

1/17/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah meluruskan pemberitaan yang menyebut kinerja penyelenggaraan pelayanan publik daerah tersebut berada pada kategori “rendah”. Berdasarkan hasil evaluasi resmi yang tertuang dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026, Pemda Maluku Tengah justru berada pada kategori “cukup”, bukan rendah atau buruk sebagaimana diberitakan.

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menegaskan bahwa kategori “cukup” dalam sistem evaluasi pelayanan publik memiliki makna yang jelas dan tidak dapat disederhanakan secara keliru.

“Kategori ‘cukup’ berarti pelayanan publik di Maluku Tengah telah berjalan sesuai standar minimum yang ditetapkan pemerintah. Ini bukan kegagalan, tetapi sinyal bahwa kita perlu terus memperkuat dan meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan,” ujar Zulkarnain, Sabtu (17/1/2026).

Menurutnya, kategori tersebut juga dialami oleh sejumlah pemerintah daerah lain di Indonesia, termasuk Pemerintah Provinsi Maluku, sehingga tidak tepat jika hasil evaluasi itu dibingkai seolah-olah Maluku Tengah berada pada posisi terendah secara nasional.

“Kalau tidak disertai konteks klasifikasi penilaian dan perbandingan yang utuh, framing pemberitaan semacam ini berpotensi menyesatkan publik dan membentuk persepsi yang tidak objektif,” tegasnya.

Zulkarnain menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memandang evaluasi kinerja sebagai instrumen pembenahan, bukan sebagai stigma atau cap negatif terhadap daerah.

“Evaluasi ini justru menjadi pijakan bagi kami untuk mempercepat reformasi birokrasi, memperbaiki layanan dasar, dan memastikan pelayanan publik yang lebih responsif serta inklusif bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan hasil penilaian tersebut sebagai dasar perbaikan nyata, bukan sekadar dokumen administratif.

“Yang terpenting bukan labelnya, tetapi bagaimana hasil evaluasi ini kami terjemahkan menjadi kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Zulkarnain.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maluku Tengah juga menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Namun, ia berharap setiap pemberitaan tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan akurasi.

“Kami menghormati kebebasan pers, tetapi kami juga berharap setiap informasi disajikan secara adil, proporsional, dan berbasis data yang utuh, agar tidak menggiring opini publik ke arah yang keliru,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memastikan akan terus membuka ruang dialog yang sehat dan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat. (MN-02).