MANUSELANEWS.COM

Bupati Maluku Tengah Resmi Kukuhkan Pengurus IMKM Masohi Periode 2025–2028

DAERAH

1/31/20262 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, secara resmi membuka sekaligus mengukuhkan Badan Pengurus dan Rapat Kerja Ikatan Maningkamu Kabauw Masohi (IMKM) periode 2025–2028.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, silaturahmi, serta peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah. Sabtu (31/1/2026)

Pengukuhan ini mengusung tema

“Menghidupkan Spirit Lamuri Sala Isyai Lahaha Sala Isyai, Mempererat Silaturahmi dalam Bingkai Hidup Orang Basudara, Mewujudkan Generasi yang Berdaya Guna”.

Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain menegaskan bahwa amanah yang diterima oleh para pengurus bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan, merawat nilai-nilai adat dan budaya, serta menyiapkan generasi muda yang berdaya guna bagi masa depan.

“Ikatan Maningkamu Kabauw Masohi memang organisasi yang baru terbentuk, namun lahir dari semangat yang sangat kuat: semangat persaudaraan, kebersamaan, serta menjaga jati diri adat dan budaya,” ujar Bupati.

Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti IMKM sangat penting agar identitas budaya tidak luntur, serta nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dinilai sebagai wujud nyata menghidupkan spirit ke darat kita bersama dan ke laut kita bersama, dalam bingkai hidup orang basudara.

Bupati juga mengingatkan filosofi hidup orang Maluku yang menjunjung tinggi kebersamaan dan saling menopang.

“Kendaraan kita bersama, ke laut kita bersama. Artinya, dalam suka dan duka, tantangan maupun peluang, kita hadir sebagai satu keluarga,” tegasnya.

Ia berharap IMKM tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi berkembang menjadi ruang konsolidasi gagasan, pembinaan generasi muda, serta motor penggerak kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan kekuatan besar dari masyarakat yang bersatu.

“Saya percaya, dengan persatuan yang kuat, IMKM dapat menjadi bagian dari energi kolektif untuk mewujudkan Maluku Tengah yang bangkit—secara sosial, ekonomi, dan sumber daya manusia,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua IMKM Masohi periode 2025–2028, Yahya Wasahu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum untuk menjemput kembali hubungan persaudaraan yang hakiki.

“Darah yang mengalir dalam tubuh kita adalah darah persaudaraan, darah perdamaian, dan darah pembangunan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa IMKM memiliki tanggung jawab moral besar untuk memastikan tidak ada satu pun warga Maningkamu Kabauw yang merasa sendirian, baik dalam suka maupun duka.

“Jika satu bagian sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan. Itulah esensi sejati Maningkamu. IMKM harus hadir sebagai garda terdepan, saling menopang secara sosial dan ekonomi demi kesejahteraan bersama,” tegas Yahya.

Dengan pengukuhan ini, IMKM Masohi diharapkan tumbuh sebagai organisasi yang berkarakter, berdaya saing, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai adat dan budaya Maluku, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Maluku Tengah yang lebih maju dan berkeadaban. (MN-01).