MANUSELANEWS.COM

Bupati Buka Konsultasi Zonasi Konservasi TNS

DAERAH

2/27/20261 min baca

MASOHI, MANUSELANEWS.COM. – Komitmen menjaga kekayaan laut Maluku Tengah kembali ditegaskan. Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, secara resmi membuka Konsultasi Publik II Rancangan Rencana Zonasi Kawasan Konservasi di Perairan Teon, Nila, dan Serua (TNS), Jumat (27/2/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pemerintah daerah, masyarakat pesisir, serta para pemangku kepentingan untuk membahas arah pengelolaan kawasan laut TNS yang dikenal kaya sumber daya dan memiliki nilai strategis bagi perikanan daerah.

Forum ini membahas rancangan zonasi kawasan konservasi yang bertujuan menyeimbangkan perlindungan ekosistem laut dengan aktivitas perikanan dan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Menurut Bupati, keputusan yang dihasilkan harus mampu menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus menjamin ruang hidup masyarakat pesisir.

“Harapan kami semoga ada keputusan terbaik yang lahir dari pertemuan ini. Kami juga berterima kasih kepada Yayasan Konservasi Alam Nusantara atas dukungan dan semangatnya. Semoga gerakan ini terus berjalan,” ujarnya.

Ia menegaskan, konservasi bukan sekadar pembatasan, melainkan upaya edukatif agar masyarakat memahami cara menjaga sumber daya laut secara bijak. Dengan pengetahuan yang tepat, masyarakat diharapkan mampu melindungi wilayah kelola dan alat tangkap, sekaligus memastikan keberlanjutan hasil laut bagi generasi mendatang.

Bupati berharap proses penyusunan zonasi ini dapat menjadi model bagi pulau-pulau lain di Maluku Tengah. Edukasi dan keterlibatan masyarakat disebut sebagai kunci agar kebijakan konservasi tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar diterapkan.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan tekanan eksploitasi sumber daya, konsultasi publik ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama menjaga laut TNS demi masa depan yang berkelanjutan. (MN-01).